Search

Serangan Bertubi-Tubi, Rupiah Keok - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah sentimen global yang masih panas dan tensi politik serta ekonomi Indonesia yang masih belum stabil.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah dibuka di angka 15.725/US$ atau melemah 0,10% terhadap dolar AS. Posisi ini berbeda dengan penutupan perdagangan kemarin yang ditutup di angka Rp15.710/US$.

Sementara indeks dolar AS (DXY) pada Rabu (18/10/2023) pukul 08.53 WIB, berada di posisi 106,28 atau naik tipis 0,03% jika dibandingkan penutupan perdagangan Selasa (17/10/2023) yang ditutup di angka 106,25.

Pergerakan rupiah hari ini masih akan dibayangi oleh konflik geopolitik di Timur Tengah, data ekonomi China, kebijakan moneter di Tanah Air, serta ekspketasi kenaikan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed).

Dari luar negeri, memanasnya konflik Israel vs Hamas memicu ketidakpastian global sehingga investor memilih investasi aman seperti dolar AS.

Pelaku pasar juga menunggu pidato Chairman The Fed Jerome Powell. Powell akan berbicara pada acara Economic Outlook di Economic Club of New York (ECNY) Luncheon, New York, New York pada Kamis (19/10/2023). Pidato Powell akan ditunggu-tunggu mengingat pelaku pasar ingin mencari tahu arah kebijakan The Fed ke depan setelah inflasi AS masih melaju kencang.

Perangkat FedWatch Tool menunjukkan 11,5% pelaku pasar memperkirakan adanya kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 bps pada November mendatang. Angka ini naik dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 6,8%.

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed melambungkan imbal hasil US Treasury melonjak menjadi 4,85% dari posisi sebelumnya di 4,71%.

Beralih ke Asia, Produk Domestik Bruto (PDB) China berada di angka 4,9% (year on year/yoy) pada untuk kuartal-III 2023. Angka ini lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar yakni 4,4% namun lebih rendah dibandingkan kuartal-II 2023 yang berada di angka 6,3% yoy.

Dari dalam negeri, sentimen akan datang dari bursa calon wakil presiden (bacawapres) dan Rapat Dewan Gubernur.

Koalisi PDI-P dikabarkan akan mengumumkan bakal calon wakil presiden (bacawapres) pada hari ini pukul 10:00 WIB. Bacawapres ini akan mendampingi Ganjar Pranowo untuk maju dalam pilpres 2024 Februari 2024.

Nama Bacawapres sudah banyak beredar mulai dari Mahfud MD sampai Erick Thohir. Pelaku pasar menunggu siapa bacawaprs Ganjar karena mereka didukung partai pemenang pemilu PDI-Perjuangan serta partai lainnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Bila pasangan Ganjar diumumkan maka pelaku pasar setidaknya akan mendapatkan gambaran peluang Ganjar dan cawapresnya serta keijakan seperti apa yang mereka ambil jika terpilih.

Suhu perpolitikan Indonesia diyakini akan memanas dalam sepekan ke depan karena capres harus mengumumkan bacawapresnya sebelum tenggak pendaftaran untuk pilpres 2024 berakhir pada 25 Oktober mendatang, Pendaftaran akan dimulai besok Kamis (19/10/2023).

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar juga akan mempertimbangkan sentimen dari RDG BI. Pelaku pasar memperkirakan bank sentral RI tersebut masih akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% pada pertemuan hari ini dan besok.

Namun, pelaku pasar juga menunggu apakah Gubernur BI Perry Warjiyo akan memberi sinyal-sinyal yang berbeda untuk kebijakan mendatang mengingat The Fed diproyeksi masih akan hawkish.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Segini Harga Jual Beli Kurs Rupiah di Money Changer


(rev/rev)

Adblock test (Why?)


https://news.google.com/rss/articles/CBMiX2h0dHBzOi8vd3d3LmNuYmNpbmRvbmVzaWEuY29tL21hcmtldC8yMDIzMTAxODA5MDY1NS0xNy00ODE0ODYvc2VyYW5nYW4tYmVydHViaS10dWJpLXJ1cGlhaC1rZW9r0gFjaHR0cHM6Ly93d3cuY25iY2luZG9uZXNpYS5jb20vbWFya2V0LzIwMjMxMDE4MDkwNjU1LTE3LTQ4MTQ4Ni9zZXJhbmdhbi1iZXJ0dWJpLXR1YmktcnVwaWFoLWtlb2svYW1w?oc=5

2023-10-18 02:16:03Z
2535431387

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Serangan Bertubi-Tubi, Rupiah Keok - CNBC Indonesia"

Post a Comment

Powered by Blogger.