OJK menyebutkan, verifikasi ini perlu dilakukan oleh beberapa rekening yang memang tak berkaitan dengan kasus Jiwasraya, namun terkena pemblokiran.
Meski saat ini rekening Wanaartha Life diblokir, namun perusahaan ini tetap beroperasi dengan normal, alias tidak dikenakan sanksi pembekuan usaha dari regulator.
"Untuk itu, kami mengharapkan pemegang polis asuransi tetap tenang, dan tetap mempercayakan polisnya sesuai perjanjian yang disepakati. Begitu pula bagi masyarakat diharapkan untuk semakin banyak mengikuti program asuransi sebagai proteksi bagi masa depan yang lebih baik," tulis OJK dalam keterangannya, Selasa (18/2/2020).
Adapun sebelumnya dilaporkan, perusahaan ini menyatakan belum mampu membayarkan klaim dari nasabahnya. Bahkan perusahaan menawarkan perpanjangan polis setidaknya 6 bulan ke depan.
Dari surat yang beredar di kalangan nasabah Wanaartha Life, disebutkan telah terjadi kejadian di luar kendali perusahaan yang menyebabkan asuransi ini terlambat dalam pemenuhan kewajiban klaim asuransi yang telah jatuh tempo.
Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa kejadian gagal bayar ini berawal dari pemblokiran rekening efek milik Wanaartha Life oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung). Kemudian manajemen Wanaartha melakukan klarifikasi kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas pemblokiran rekening saham tersebut.
Wanaartha mengaku tidak mengalami gagal bayar dan bisa menyelesaikan klaim nasabah. Hanya saja, perusahaan menunggu blokir rekening dibuka Kejagung.
(wed/wed)https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMieWh0dHBzOi8vd3d3LmNuYmNpbmRvbmVzaWEuY29tL21hcmtldC8yMDIwMDIxODIwMzMwOC0xNy0xMzg4NTMvcmVrZW5pbmctd2FuYWFydGhhLWRpYmxva2lyLWluaS1wZXJtaW50YWFuLW9qay1rZS1tYW5hamVtZW7SAQA?oc=5
2020-02-18 13:41:02Z
52782046685833
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Rekening Wanaartha Diblokir, Ini Permintaan OJK ke Manajemen - CNBC Indonesia"
Post a Comment