Search

Soal kebocoran 91 Juta Data Pengguna, Ini Kata Tokopedia - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Data pengguna Tokopedia yang bocor di internet ternyata lebih besar. Bila sebelumnya diberita 15 juta data pengguna bocor, laporan terbaru kebocoran datanya ternyata hingga 91 juta.

Menanggapi hal ini VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan pihaknya selalu berupaya menjaga data pengguna, karena bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan.


Ia menyebut, keamanan data pengguna merupakan prioritas utama Tokopedia. Berkaitan dengan isu yang beredar, pihak Tokopedia menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia.

e-commerce yang didirikan William Tanuwijaya ini memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi. Meski password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, pihaknya menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan.

"Tokopedia juga menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun, maka kami selalu mengedukasi seluruh pengguna untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapapun dan untuk alasan apapun. Saat ini, kami terus melakukan investigasi dan belum ada informasi lebih lanjut yang dapat kami sampaikan," ungkapnya saat dihubungi, Minggu, (03/04/2020). 


Informasi bocornya 91 juta data pengguna dikabarkan oleh akun twitter @underthebreach. Mereka mengklaim diri sebagai layanan pengawasan dan pencegahan kebocoran data asal Israel.

"Update: beberapa aktor sekarang menjual database penuh dari 91 juta akun Tokopedia seharga US$5.000 di Darknet," cuitnnya.

"Ini sangat buruk, pastikan Anda. menganti password untuk perangkat lain jika kamu kembali menggunakan password."

Sebelumnya, @underthebreach melaporkan ada 15 juta data pengguna Tokopedia dikabarkan bocor dan ditawarkan forum online. Ia menyebut kebocoran data ini sudah terjadi sejak Maret 2020 dan ada lebih dari 15 juta data yang diambil.

"Database tersebut berisi email, hash kata sandi, nama," cuit akun @underthebreach.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)

Let's block ads! (Why?)


https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMic2h0dHBzOi8vd3d3LmNuYmNpbmRvbmVzaWEuY29tL3RlY2gvMjAyMDA1MDMxMTUyMDItMzctMTU1ODgwL3NvYWwta2Vib2NvcmFuLTkxLWp1dGEtZGF0YS1wZW5nZ3VuYS1pbmkta2F0YS10b2tvcGVkaWHSAQA?oc=5

2020-05-03 05:00:27Z
52782165539221

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Soal kebocoran 91 Juta Data Pengguna, Ini Kata Tokopedia - CNBC Indonesia"

Post a Comment

Powered by Blogger.