
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (23/9/2021) diperkirakan memiliki peluang untuk menguat. Namun patut diperhatikan bahwa penguatan ini masih terbatas.
Investor masih mencermati sentimen dari perusahaan properti China, Evergrande. Selain itu tapering (kebijakan pengurangan pembelian aset) dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed, juga masih membayangi.
Sedangkan pada perdagangan kemarin, Rabu (22/09/2021), indeks ditutup menguat 0,78% ke level 6.108,27.
Samuel Sekuritas Indonesia - IHSG Bakal Rebound
Pergerakan IHSG diperkirakan akan mengalami rebound dari posisi level support-nya (batas bawah) saat ini. Investor masih harus mengantisipasi pergerakan indeks di kisaran 6.030-6.160.
Saham pilihan:
AGII
TBIG
ARTO
Reliance Sekuritas Indonesia - Ada Peluang Menguat
Secara teknikal IHSG bergerak whipsaw pada level support MA200 dan berpotensi kembali menguat menguji resistance fractal dan upper bollinger bands. Indikator Stochastic dan RSI masih memberikan momentum bearish yang terlebih dahulu mengkonfirmasi dead-cross di area overbought (jenuh beli), sehingga peluang penguatan IHSG masih terbuka namun terbatas.
Saham pilihan:
AALI
ACES
ANTM
BBNI
Artha Sekuritas - Sentimen Evergrande Mulai Memudar
IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low mengindikasikan ada potensi menguat jangka pendek. Namun penguatan diperkirakan hanya bersifat sementara. Pergerakan pasar saham masih dibayangi kekhawatiran akibat rencana tapering The Fed dan akan dipengaruhi akan keputusan suku bunga The Fed. Kekhawatiran akan kasus gagal bayar Evergrande sedikit memudar.
Pelaku pasar saat ini memang menanti pengumuman kebijakan moneter The Fed Kamis (23/9) dini hari tadi.
Bank sentral pimpinan Jerome Powell tersebut mengindikasikan tapering akan segera dilakukan. Meski demikian, sinyal tersebut masih sesuai dengan prediksi pasar, tapering akan diumumkan pada bulan November, dan pertama dilakukan pada Desember.
"Jika semua kemajuan terus sesuai dengan ekspektasi, anggota Komite menilai pengurangan nilai pembelian aset bisa segera dilakukan," tulis pernyataan The Fed.
Saham pilihan:
WIKA
PGAS
BBCA
MARI
Pilarmas Investindo Sekuritas - Ada Penguatan, Namun Terbatas
Pergerakan indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal menguat. Namun patut dicermati bahwa pergerakan ini cukup terbatas dengan kisaran pergerakan di level 6.056 - 6.133.
Saham pilihan:
ICBP
TBIG
HRUM
[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMidmh0dHBzOi8vd3d3LmNuYmNpbmRvbmVzaWEuY29tL21hcmtldC8yMDIxMDkyMzA4MjEwMC0xNy0yNzg0NDgvc2lueWFsLWhvcm9yLXRhcGVyaW5nLW5vdmVtYmVyLWNlay1ib2NvcmFuLXNhaGFtLXBpbGloYW7SAXpodHRwczovL3d3dy5jbmJjaW5kb25lc2lhLmNvbS9tYXJrZXQvMjAyMTA5MjMwODIxMDAtMTctMjc4NDQ4L3NpbnlhbC1ob3Jvci10YXBlcmluZy1ub3ZlbWJlci1jZWstYm9jb3Jhbi1zYWhhbS1waWxpaGFuL2FtcA?oc=5
2021-09-23 01:29:19Z
52782974916870
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Sinyal 'Horor' Tapering November, Cek Bocoran Saham Pilihan! - CNBC Indonesia"
Post a Comment