
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, memastikan pemerintah akan melakukan kesepakatan divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar 14%. Dengan begitu Indonesia akan memegang saham terbesar di perusahaan tersebut menjadi 34%.
Dengan dominasi saham pemerintah di Vale, maka pemerintah bisa mendorong hilirisasi Vale yang sebelumnya dinilai cukup lambat. Jadi, pembangunan industri kendaraan listrik di Indonesia bisa semakin digencarkan.
"Buat kami ketika Vale menjadi ekosistem kami, kita akan mendorong percepatan investasi dan hilirisasi di Vale yang selama ini cukup lambat dan momentum daripada hilirisasi di Vale ini adalah momentum yang sangat baik," kata dia ditemui di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erick mengatakan, saat ini permintaan akan mobil listrik juga tengah mengalami peningkatan. Di sisi lain permintaan akan mobil bahan bakar bensin mulai menurun.
"Kita bisa dilihat kemarin dari saya datang ke pameran mobil Internasional Indonesia Show sendiri saya lihat permintaan kepada mobil listrik meningkat, saya nggak tahu, belum dilaporin tapi berapa pesennya saya nggak tahu, cuma sangat meningkat. Saya melihat ada beberapa perusahaan mobil yang jual non listrik sepertinya penjualannya terkoreksi, saya nggak mau bicara perusahaannya apa saja," jelasnya.
Menurut Erick, dengan trennya yang seperti itu, maka momentum hilirisasi dan investasi oleh Vale menjadi sangat baik di tengah meningkatnya permintaan akan kendaraan listrik.
"Nah artinya momentum kita menghilirisasi menginvestasi Vale lebih cepat ini menjadi sebuah momentum. Itu yang lebih saya lihat," jelas dia.
Seperti diketahui, PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan tambang nikel di Indonesia. Nikel sendiri merupakan komoditas tambang yang diperlukan untuk memproduksi baterai kendaraan listrik.
Penandatanganan kesepakatan divestasi Vale akan dilakukan Senin, (27/2/2024). Ada sejumlah menteri yang akan hadir, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Tonton juga Video: Ahok Ngaku Belum Bisa Kampanye: Pak Erick Nggak Mau Keluarkan Surat Berhenti
(ada/rrd)https://news.google.com/rss/articles/CBMic2h0dHBzOi8vZmluYW5jZS5kZXRpay5jb20vYnVyc2EtZGFuLXZhbGFzL2QtNzIwMzQ4Ni9yZW5jYW5hLWJlc2FyLWVyaWNrLXRob2hpci11c2FpLXBlbWVyaW50YWgta3Vhc2FpLXNhaGFtLXZhbGUtMzTSAXdodHRwczovL2ZpbmFuY2UuZGV0aWsuY29tL2J1cnNhLWRhbi12YWxhcy9kLTcyMDM0ODYvcmVuY2FuYS1iZXNhci1lcmljay10aG9oaXItdXNhaS1wZW1lcmludGFoLWt1YXNhaS1zYWhhbS12YWxlLTM0L2FtcA?oc=5
2024-02-21 01:45:00Z
CBMic2h0dHBzOi8vZmluYW5jZS5kZXRpay5jb20vYnVyc2EtZGFuLXZhbGFzL2QtNzIwMzQ4Ni9yZW5jYW5hLWJlc2FyLWVyaWNrLXRob2hpci11c2FpLXBlbWVyaW50YWgta3Vhc2FpLXNhaGFtLXZhbGUtMzTSAXdodHRwczovL2ZpbmFuY2UuZGV0aWsuY29tL2J1cnNhLWRhbi12YWxhcy9kLTcyMDM0ODYvcmVuY2FuYS1iZXNhci1lcmljay10aG9oaXItdXNhaS1wZW1lcmludGFoLWt1YXNhaS1zYWhhbS12YWxlLTM0L2FtcA
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Rencana Besar Erick Thohir Usai Pemerintah Kuasai Saham Vale 34% - detikFinance"
Post a Comment